Tata Cara Umroh yang Benar Sesuai Sunnah: Step by Step Lengkap
Memahami tata cara umroh yang benar adalah kewajiban setiap calon jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Kesalahan dalam pelaksanaan rukun atau wajib umroh bisa berakibat ibadah tidak sah atau wajib membayar dam (denda). Artikel ini menyajikan panduan tata cara umroh yang lengkap, berurutan, dan sesuai sunnah Rasulullah SAW.
Syarat Wajib Umroh
Sebelum membahas tata cara, pahami dulu syarat wajib umroh:
- Islam — hanya umat Islam yang wajib dan sah melakukan umroh
- Baligh — sudah dewasa (namun anak-anak juga boleh dan sah umrohnya, walau tidak menggugurkan kewajiban)
- Berakal sehat
- Merdeka
- Mampu — fisik, finansial, dan bebas dari halangan syar''i
Rukun Umroh (Tidak Boleh Ditinggalkan)
Jika salah satu rukun ini ditinggalkan,umroh tidak sah dan wajib diulang:
- Ihram — niat memulai umroh
- Thawaf — mengelilingi Ka''bah 7 kali
- Sa''i — berjalan antara Shafa dan Marwah 7 kali
- Tahallul — mencukur atau memendekkan rambut
- Tertib — melaksanakan sesuai urutan
Wajib Umroh (Jika Ditinggalkan Wajib Bayar Dam)
- Ihram dari Miqat yang telah ditentukan
- Meninggalkan semua larangan ihram selama dalam keadaan ihram
Tata Cara Umroh Lengkap Step by Step
TAHAP 1: Persiapan di Miqat
Miqat adalah batas wilayah yang ditentukan sebagai tempat memulai ihram. Bagi jamaah Indonesia yang menggunakan jalur Jeddah, miqat adalahBandara King Abdulaziz Jeddah atauBir Ali (Dzulhulaifah) jika lewat Madinah terlebih dahulu.
Langkah-langkah di Miqat:
- Mandi sunnah ihram — mandi dengan niat ihram sebelum memakai pakaian ihram
- Memakai wewangian — boleh memakai parfum di badan (bukan di kain ihram) sebelum niat ihram
- Memakai pakaian ihram:
- Pria: 2 lembar kain putih tanpa jahitan (rida'' untuk selendang, izar untuk bawahan) + sandal yang tidak menutup mata kaki
- Wanita: pakaian menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.Tidak ada pakaian khusus, cukup baju yang menutup aurat
- Shalat sunnah ihram 2 rakaat (jika waktunya memungkinkan):
- Rakaat 1: Baca Al-Fatihah + Al-Kafirun
- Rakaat 2: Baca Al-Fatihah + Al-Ikhlas
TAHAP 2: Niat Ihram
Ini adalah rukun umroh pertama. Ucapkan niat ihram:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً
Labbaika Allahumma umratan — "Aku sambut panggilan-Mu ya Allah untuk menunaikan umroh."
Setelah niat, langsung ucapkan talbiyah berulang-ulang hingga memulai thawaf:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ...
TAHAP 3: Larangan Ihram yang Wajib Dijaga
Setelah niat ihram, diharamkan melakukan hal-hal berikut hingga tahallul:
| Larangan | Berlaku untuk |
|---|---|
| Memakai wewangian | Pria dan Wanita |
| Mencukur/memotong rambut atau kuku | Pria dan Wanita |
| Berhubungan suami istri | Pria dan Wanita |
| Memakai pakaian berjahit yang membentuk tubuh | Pria saja |
| Memakai penutup kepala yang menempel | Pria saja |
| Memakai sarung tangan | Wanita saja |
| Menutup wajah dengan niqab | Wanita saja |
| Memburu binatang darat, merusak tanaman Tanah Haram | Pria dan Wanita |
TAHAP 4: Tiba di Masjidil Haram dan Memulai Thawaf
- Masuki Masjidil Haram dengan mendahulukan kaki kanan, baca doa masuk masjid
- Berjalan menuju Ka''bah sambil membaca talbiyah dan dzikir
- Ketika melihat Ka''bah pertama kali,berhenti dan berdoa — ini waktu mustajab yang sayang dilewatkan
- Menuju Hajar Aswad untuk memulai thawaf
TAHAP 5: Thawaf (Mengelilingi Ka''bah 7 Kali)
Thawaf adalah mengelilingi Ka''bah sebanyak 7 putaran berlawanan arah jarum jam, dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad.
Tata Cara Thawaf:
- Berdiri sejajar dengan Hajar Aswad, Ka''bah berada di sebelah kiri
- Ucapkan:Bismillah, Allahu Akbar dan isyaratkan tangan kanan ke Hajar Aswad (cium jika memungkinkan tanpa berdesakan)
- Mulai putaran pertama — berjalan berlawanan arah jarum jam
- Untuk pria, lakukanIdhthiba'': selendang (rida'') diselempangkan di bahu kiri, meninggalkan pundak kanan terbuka — hanya saat thawaf
- Untuk pria, pada 3 putaran pertama lakukanRaml: berjalan cepat dengan langkah pendek-pendek (seperti orang gagah)
- Pada putaran 4-7, berjalan biasa
- Setiap melewati Hajar Aswad: ucapkanAllahu Akbar dan isyaratkan tangan
- Setiap melewati Rukun Yamani: sentuh dengan tangan kanan (tidak perlu dicium). Antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, baca:Rabbana atina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina adzabannar
- Selebihnya bebas berdoa dalam bahasa apapun
Catatan: Thawaf harus dalam keadaan suci (berwudhu), Ka''bah selalu di sebelah kiri, dan tidak boleh dipotong oleh sesuatu yang membatalkan thawaf.
TAHAP 6: Shalat 2 Rakaat di Belakang Maqam Ibrahim
- Setelah 7 putaran thawaf selesai, menuju Maqam Ibrahim
- Shalat 2 rakaat dengan Maqam Ibrahim di depan (Ka''bah di depannya)
- Rakaat 1: Al-Fatihah + Al-Kafirun | Rakaat 2: Al-Fatihah + Al-Ikhlas
- Setelah salam, berdoa dan bermunajat
TAHAP 7: Minum Air Zam-Zam
- Minum air zam-zam menghadap Ka''bah
- Baca doa sebelum minum:Allahumma inni as-aluka ilman nafi''an wa rizqan wasi''an wa syifaa-am min kulli daa-in
- Minum dalam 3 tegukan, niatkan hajat dalam hati
- Siramkan sebagian ke kepala dan wajah
TAHAP 8: Sa''i (Berjalan Antara Shafa dan Marwah)
Sa''i adalah berjalan antara Bukit Shafa dan Bukit Marwah sebanyak 7 kali, mengenang perjuangan Siti Hajar mencari air untuk putranya Nabi Ismail AS.
Tata Cara Sa''i:
- Naiki Bukit Shafa, menghadap Ka''bah, baca:Innash shafaa wal marwata min sya''aa-irillah
- Berdoa di Bukit Shafa (menghadap Ka''bah) dengan mengangkat tangan
- Turun dan berjalan menuju Marwah (ini hitungan putaran ke-1)
- Saat melewati area yang ditandai lampu hijau (antara dua tanda hijau): pria berlari kecil/cepat, wanita tetap berjalan biasa
- Tiba di Marwah: naiki dan berdoa menghadap Ka''bah
- Kembali ke Shafa (putaran ke-2), ulangi hingga 7 kali
- Hitungan: Shafa→Marwah (1), Marwah→Shafa (2), dst.Putaran ke-7 berakhir di Marwah
Selama sa''i: Perbanyak doa dan dzikir. Sa''i tidak disyaratkan suci (boleh dilakukan tanpa wudhu), namun tetap lebih utama dalam keadaan suci.
TAHAP 9: Tahallul (Mencukur/Memendekkan Rambut)
Ini adalah rukun umroh terakhir. Dengan tahallul, berakhirlah ihram dan semua larangan ihram.
- Pria: Disunahkan mencukur seluruh rambut kepala (halq). Boleh juga hanya memendekkan (taqshir) minimal sebesar ujung jari dari seluruh bagian rambut
- Wanita: Cukup memotong ujung rambut sepanjang 1 ruas jari (sekitar 2-3 cm) dari keseluruhan rambut. Dilakukan di tempat yang tersembunyi
Setelah tahallul, baca doa:Allahummagh-fir lil muhal-liqiina wal muqash-shiriin.
UMROH SELESAI! Alhamdulillah.
Setelah tahallul, semua larangan ihram telah diangkat. Anda kini telah menyelesaikan satu umroh yang sah insya Allah. Perbanyak syukur, doa, dan ibadah di sisa waktu di Tanah Suci.
Hal-Hal yang Sering Keliru Saat Umroh
- Memaksakan mencium Hajar Aswad saat penuh sesak — cukup isyaratkan tangan, pahalanya sama
- Thawaf tidak 7 putaran — pastikan hitungan benar dari Hajar Aswad
- Sa''i dimulai dari Marwah — sa''i harus dimulai dari Shafa
- Lupa Raml (3 putaran pertama) — sunnah bagi pria yang sering diabaikan
- Wanita ikut berlari saat sa''i — wanita tidak berlari, hanya berjalan biasa
- Melepas ihram sebelum tahallul — ihram hanya sah dilepas setelah tahallul
Kesimpulan
Tata cara umroh yang benar terdiri dari 9 tahap utama: persiapan di miqat → niat ihram → talbiyah → thawaf 7 kali → shalat 2 rakaat → minum zam-zam → sa''i 7 kali → tahallul. Pelajari dengan baik dan ikuti manasik yang diselenggarakan biro umroh Anda.
Alhijaz Indowisata menyelenggarakanmanasik intensif 4 kali pertemuan yang mencakup teori dan praktik lapangan. Hubungi kami di WhatsApp 0811-9701-339 untuk informasi lengkap paket umroh 2026-2027.
