🕌 Apa itu Tawaf dan Syaratnya
Tawaf secara bahasa berarti mengelilingi. Secara istilah, tawaf adalah mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 putaran, dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad, dengan Ka'bah selalu berada di sebelah kiri.
Tawaf merupakan salah satu rukun umroh yang wajib dilaksanakan. Meninggalkan tawaf dengan sengaja menyebabkan umroh tidak sah.
Syarat Sah Tawaf
- Suci dari hadats besar dan kecil (berwudhu)
- Menutup aurat
- Dilakukan di dalam Masjidil Haram
- Ka'bah berada di sebelah kiri selama tawaf
- Dimulai dan diakhiri tepat di garis Hajar Aswad
- Dilakukan 7 putaran penuh
- Berjalan (boleh dengan kursi roda jika tidak mampu)
💡 Catatan Penting Doa-doa per putaran yang ada dalam panduan ini adalah doa yang dianjurkan (mustahab), bukan wajib. Jika lupa atau tidak hafal, jamaah boleh berdzikir bebas, membaca Al-Quran, atau berdoa dengan kata-kata sendiri. Yang terpenting adalah kehadiran hati.
🤲 Niat Tawaf
Niat tawaf diucapkan dalam hati sebelum memulai putaran pertama, tepat di posisi sejajar Hajar Aswad:
N
Niat Tawaf Umroh
Diucapkan dalam hati sebelum putaran pertama
نَوَيْتُ الطَّوَافَ سَبْعَةَ أَشْوَاطٍ لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaytu ath-thawaafa sab'ata asywaathin lillaahi ta'aalaa
Artinya: "Saya niat tawaf tujuh putaran karena Allah Ta'ala."
⬛ Bacaan di Hajar Aswad (Awal Setiap Putaran)
Setiap kali melewati posisi Hajar Aswad (awal setiap putaran), ucapkan bacaan berikut sambil menghadap Hajar Aswad, mengangkat tangan kanan, atau jika memungkinkan mencium/mengusapnya:
⬛ Bacaan di Posisi Hajar Aswad
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ
Bismillaahi wallaahu akbar
Artinya: "Dengan nama Allah, dan Allah Maha Besar."
✅ Tips Hajar Aswad Di kondisi ramai seperti saat umroh, mencium Hajar Aswad bisa sangat sulit dan berbahaya. Cukup angkat tangan kanan ke arah Hajar Aswad sambil mengucapkan "Bismillaahi wallaahu akbar" — ini sudah sah dan dibenarkan oleh ulama.
🔄 Doa Tawaf Per Putaran 1–7
Berikut doa yang dianjurkan untuk setiap putaran tawaf. Dibaca setelah melewati Hajar Aswad hingga kembali ke Hajar Aswad untuk putaran berikutnya.
1
Putaran Pertama
Dari Hajar Aswad → kembali ke Hajar Aswad
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ
Subhaanallaahi walhamdulillaahi walaa ilaaha illallaahu wallaahu akbar walaa hawla walaa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'azhiim
Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung."
2
Putaran Kedua
Dari Hajar Aswad → kembali ke Hajar Aswad
اَللَّهُمَّ إِنَّ هَذَا الْبَيْتَ بَيْتُكَ وَالْحَرَمَ حَرَمُكَ وَالْأَمْنَ أَمْنُكَ وَهَذَا مَقَامُ الْعَائِذِ بِكَ مِنَ النَّارِ
Allahumma inna haadzal baita baituka wal harama haramuka wal amna amnuka wa haadzaa maqaamul 'aa-idzi bika minan naar
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya rumah ini adalah rumah-Mu, tanah haram ini adalah tanah haram-Mu, keamanan ini adalah keamanan-Mu, dan ini adalah tempat orang yang berlindung kepada-Mu dari api neraka."
3
Putaran Ketiga
Dari Hajar Aswad → kembali ke Hajar Aswad
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الشَّكِّ وَالشِّرْكِ وَالشِّقَاقِ وَالنِّفَاقِ وَسُوءِ الْأَخْلَاقِ وَسُوءِ الْمَنْظَرِ وَالْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ وَالْوَلَدِ
Allahumma innii a'uudzu bika minasy syakki wasy syirki wasy syiqaaqi wan nifaaqi wa suu-il akhlaaqii wa suu-il manzhori wal munqolabi fil maali wal ahli wal walad
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keraguan, kesyirikan, perselisihan, kemunafikan, akhlak yang buruk, dan keburukan dalam harta, keluarga, dan anak."
4
Putaran Keempat
Dari Hajar Aswad → kembali ke Hajar Aswad
اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ حَجًّا مَبْرُوْرًا وَسَعْيًا مَشْكُوْرًا وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا وَعَمَلًا صَالِحًا مَقْبُوْلًا وَتِجَارَةً لَنْ تَبُوْرَ يَا عَالِمَ مَا فِي الصُّدُوْرِ
Allahummaj'alhu hajjan mabruudan wa sa'yan masykuuran wa dzanban maghfuuran wa 'amalan shaalihan maqbuulan wa tijaaratan lan tabuura yaa 'aalima maa fish shuduur
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah ini haji yang mabrur, sa'i yang diterima, dosa yang diampuni, amal shaleh yang diterima, dan perdagangan yang tidak akan rugi, wahai Yang Maha Mengetahui apa yang ada dalam dada."
5
Putaran Kelima
Dari Hajar Aswad → kembali ke Hajar Aswad
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَنَعِيمَهَا وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ وَمَا يُقَرِّبُ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ فِعْلٍ
Allahumma innii as-alukal jannata wa na'iimahaa wa a'uudzu bika minan naari wa maa yuqarribu ilaihaa min qaulin au fi'lin
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu surga dan kenikmatannya, dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka dan segala perkataan atau perbuatan yang mendekatkan kepadanya."
6
Putaran Keenam
Dari Hajar Aswad → kembali ke Hajar Aswad
اَللَّهُمَّ إِنَّ لَكَ عَلَيَّ حُقُوقًا كَثِيرَةً فِيمَا بَيْنِي وَبَيْنَكَ وَحُقُوقًا كَثِيرَةً فِيمَا بَيْنِي وَبَيْنَ خَلْقِكَ اَللَّهُمَّ مَا كَانَ لَكَ مِنْهَا فَاغْفِرْهُ وَمَا كَانَ لِخَلْقِكَ فَتَحَمَّلْهُ عَنِّي وَأَغْنِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَبِطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Allahumma inna laka 'alayya huquuqan katsiiratan fiimaa baynii wa baynaka wa huquuqan katsiiratan fiimaa baynii wa bayna khalqika. Allahumma maa kaana laka minhaa faghfirhu wa maa kaana likhalqika fatahammalbhu 'annii wa aghnini bihalaalika 'an haraamika wa bithaa'atika 'an ma'shiyatika wa bifadhlika 'amman siwaaka
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau memiliki banyak hak atasku dalam hubunganku dengan-Mu dan banyak hak dalam hubunganku dengan makhluk-Mu. Ya Allah, apa yang menjadi hak-Mu maka ampunilah, dan apa yang menjadi hak makhluk-Mu maka tanggungkanlah dariku. Cukupkanlah aku dengan yang halal dari yang haram, dengan ketaatan dari kemaksiatan, dan dengan karunia-Mu dari selain-Mu."
7
Putaran Ketujuh (Terakhir)
Dari Hajar Aswad → kembali ke Hajar Aswad
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ إِيمَانًا كَامِلًا وَيَقِيْنًا صَادِقًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَقَلْبًا خَاشِعًا وَلِسَانًا ذَاكِرًا وَحَلَالًا طَيِّبًا وَتَوْبَةً نَصُوحًا وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَاحَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً بَعْدَ الْمَوْتِ
Allahumma innii as-aluka iimaanan kaamilaan wa yaqiinan shaadiqan wa rizqan waasi'an wa qalban khaasyi'an wa lisaanan dzaakiran wa halaalan thayyiban wa taubatan nashuhaan wa taubatan qablal maut wa raahatan 'indal maut wa maghfiratan wa rahmatan ba'dal maut
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu iman yang sempurna, keyakinan yang benar, rezeki yang luas, hati yang khusyuk, lisan yang selalu berdzikir, rezeki halal yang baik, taubat yang tulus, taubat sebelum mati, ketenangan saat mati, serta ampunan dan rahmat setelah mati."
Mau Praktikkan Langsung di Tanah Suci? 🕌
Alhijaz Indowisata membimbing jamaah tawaf dengan pendampingan penuh — dari niat hingga doa setelah tawaf. Tersedia paket umroh untuk semua bulan.
💬 Tanya via WhatsApp 📅 Lihat Jadwal Umroh
🟫 Bacaan di Rukun Yamani
Rukun Yamani adalah sudut Ka'bah yang berada sebelum Hajar Aswad (saat arah tawaf). Di posisi ini, disunahkan mengusap Rukun Yamani dengan tangan kanan jika memungkinkan, sambil membaca:
RY
Bacaan di Rukun Yamani
Antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanatan wa fil aakhirati hasanatan wa qinaa 'adzaaban naar
Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari azab neraka." (QS. Al-Baqarah: 201)
💡 Tentang Rukun Yamani Berbeda dengan Hajar Aswad yang dicium/diusap dan dihadap saat melewatinya, Rukun Yamani cukup diusap dengan tangan kanan tanpa menghadap dan tanpa mengangkat tangan. Jika tidak bisa mengusap karena terlalu ramai, lewati saja tanpa bacaan khusus.
🤲 Doa Setelah Tawaf
Setelah menyelesaikan 7 putaran, menuju ke Maqam Ibrahim dan shalat 2 rakaat di belakangnya. Setelah shalat, berdoa dengan doa berikut:
✓
Doa Setelah Shalat di Maqam Ibrahim
Dibaca setelah shalat 2 rakaat di belakang Maqam Ibrahim
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ سِرِّي وَعَلَانِيَتِي فَاقْبَلْ مَعْذِرَتِي وَتَعْلَمُ حَاجَتِي فَأَعْطِنِي سُؤْلِي وَتَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي
Allahumma innaka ta'lamu sirrii wa 'alaaniyatii faqbal ma'dziratii wa ta'lamu haajatii fa'athinii su'lii wa ta'lamu maa fii nafsii faghfir lii dzunuubii
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui rahasiaku dan yang tampak dariku, maka terimalah permohonan maafku. Engkau mengetahui kebutuhanku, maka penuhilah permohonanku. Engkau mengetahui apa yang ada dalam diriku, maka ampunilah dosa-dosaku."
✨ Tips Agar Tawaf Lebih Khusyuk
1. Hafal Minimal Doa Putaran 1 dan 7
Jika tidak sempat menghafal semua 7 doa, prioritaskan hafal putaran pertama dan ketujuh. Untuk putaran 2–6, cukup baca tasbih, tahmid, takbir, atau shalawat Nabi.
2. Bawa Buku Doa Kecil atau Gunakan HP
Membaca doa dari buku atau HP diperbolehkan saat tawaf. Siapkan file PDF atau screenshot doa-doa ini sebelum berangkat. Pastikan HP sudah dalam mode airplane dan layar terang.
3. Jangan Terlalu Fokus pada Doa Sampai Lupa Zikir Hati
Tawaf bukan ujian menghafal. Jika tidak hafal doa per putaran, jauh lebih baik melafalkan "Subhanallah, Alhamdulillah, La ilaha illallah, Allahu Akbar" dengan penuh penghayatan daripada membaca doa panjang dengan pikiran melayang.
4. Pilih Waktu Tawaf yang Sepi
Waktu paling sepi untuk tawaf: dini hari pukul 02.00–04.00 atau pagi hari pukul 09.00–11.00. Kondisi lebih kondusif untuk fokus berdoa dan tidak terdesak kerumunan.
5. Tandai Putaran dengan Hitungan
Gunakan tasbih digital, jari tangan, atau aplikasi penghitung untuk memastikan tidak salah hitung putaran. Kehilangan hitungan adalah kejadian yang sangat umum, terutama di kondisi ramai.
⚠️ Jika Tawaf Terganggu Jika tawaf terpaksa terputus (misalnya iqamah shalat wajib), lanjutkan dari tempat berhenti setelah shalat selesai — tidak perlu mengulang dari awal. Jika batal wudhu saat tawaf, keluar, berwudhu, dan mulai putaran dari awal.
❓ FAQ Doa Tawaf
Apakah doa tawaf per putaran wajib dibaca?
Tidak wajib. Tidak ada hadis shahih yang menetapkan doa khusus per putaran. Doa-doa tersebut adalah panduan dari ulama untuk membantu jamaah. Yang wajib hanyalah niat dan syarat-syarat sah tawaf.
Bolehkah berdoa dengan bahasa Indonesia saat tawaf?
Boleh. Jamaah boleh berdoa dalam bahasa apapun saat tawaf. Justru doa dalam bahasa yang dipahami sering lebih menghadirkan kekhusyukan karena makna langsung terasa di hati.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk tawaf?
Dalam kondisi normal, 7 putaran tawaf membutuhkan waktu 45–90 menit. Saat ramai (Ramadhan, musim haji), bisa 2–3 jam. Saat sepi (dini hari), bisa 30–45 menit.
Apakah boleh membaca Al-Quran saat tawaf?
Boleh. Membaca Al-Quran saat tawaf diperbolehkan dan merupakan amalan yang baik. Beberapa ulama bahkan menganjurkannya sebagai pilihan selain doa-doa khusus.
Apa yang dilakukan setelah 7 putaran tawaf?
Setelah 7 putaran, shalat 2 rakaat di belakang Maqam Ibrahim (atau di manapun dalam masjid jika penuh), kemudian minum air zamzam, lalu lanjutkan ke sa'i (untuk tawaf umroh).